ffxx blogspot 4 Photobucket hdaa

Kamis, 22 Maret 2012

Penataan Mading School Contest VI

 
Penataan Mading
Interview kami dengan salah satu peserta mading 
Setelah penentuan lokasi mading yang diadakan di Radar Kediri, tepatnya hari kamis 22 Maret 2012 School Contest kembali melanjutkan dengan penataan Mading tepatnya di Kediri Mall. Mading School Contest VI kini tinggal beberapa jam lagi akan dibuka,gegap gempita serta kerja yang lugas mulai dikerjakan oleh tangan-tangan terampil peserta. Suasana di lantai 7 yang digunakan untuk penataan Mading cukup ramai. Para peserta lalu lalang untuk menata madingnya. Tidak hanya itu juga, banyak pengunjung yang sekedar untuk melihat-lihat.
Dari interview kami kepada salah satu peserta mading School Contest, tepatnya bernama Dina Fasika yang berasal dari MtsN Jombang Kauman memberikan komentar mengenai pemasangan mading hari ini ”Saya sangat bangga telah bisa mencapai final party bersama teman-teman”.
      Tentu saja tujuan dari semua peserta mading tertuju pada satu gelar yaitu best overall sebagai gelar paling utama di event ini.kami pun juga terus memberikan update terbaru.

Beberapa foto para peserta Mading School Contest VI yang sedang menata Madingnya

Selasa, 20 Maret 2012

Penentuan lokasi Mading

Interview dengan salah satu peserta School Contest Mading
   Pada hari Rabu 20 Maret tepatnya pukul 14.00 Wib,School Contest mengadakan penentuan lokasi mading yang tepatnya berada di Radar Kediri. Suasana cukup ramai dan para peserta yang telah lolos antusias untuk mengikuti dan cepat-cepat ingin mengetahui lokasi mana yang akan di tentukan / di undi oleh juri.
Setelah penentuan lokasi mading selesai, kami juga melakukan interview kepada salah satu peserta yang mengikuti penentuan mading pada kali ini. Tepatnya bernama Agustin dari SMAN 8 Kediri. Menurut dia, Penentuan lokasi hari ini sangat penting dan lumayan seru. Walaupun sedikit diguyur hujan, para peserta tetap datang dengan semangat.

Para peserta saat konfirmasi dengan juri

Para peserta saat registri penentuan lokasi mading

Senin, 19 Maret 2012

Rumah Batik Suminar

Interview dengan Ibu Dra. Suminawati Sundoro
Rumah Batik Suminar adalah rumah batikyang didirikan oleh Ibu Dra. Suminawati Sundoro sejak tahun 1984 dan mulai memproduksi batik khas Kediri yaitu batik “Bolleches”. Sejak tahun 1996 dengan motik pertama yaitu motif bambu sakura, motif ini terinspirasi dari pengamatan Ibu Dra. Suminawati Sundoro pada penyekat ruangan yang ada di rumahnya dan langsung menuangkan ide tersebut menjadi motif bambu sakura.
Setelah berhasil dengan batik pertamanya, Ibu Dra. Suminawati Sundoro bereksperimen lagi dengan menciptakan 20 motif batik lainnya. Antara lain batik Rosela, batik SLG, batik anak kelud, batik mangga podang, batik anggrek bulan dll. Bahkan  juga ada batik yang bermotif simpang lima gumul. Dua bati yang akan segera booming di Kediri adalah batik SLG dan Garuda Muka.
Rumah batik Suminar pada tahun 2012 ini akan melaunching batik terbarunya yaitu batik yang memiliki historis yang sangat tinggi. Batik ini telah di teliti oleh para sejarawan dari kota Kediri, “BATIK GARUDA MUKA”. Batik ini sejatinya menjadi identitas kota Kediri. Batik ini pun akan diresmikan oleh Bapak Walikota Kediri pada tanggal 14-16 April mendatang Matahari Kediri.
Batik Suminar juga telah di ekspor ke Bali yaitu dengan motif Baron dan Pure. Ibu Dra. Suminawati Sundoro juga melayani penjualan alat-alat untuk membatik. Rumah batik Suminar berpusat di Jln. Kapten Tendean No.24 Permata Hijau Blok X/1-2 Kediri.





Inspirasi pertama batik bambu sakura


Batik Motif Mangga Podang

Minggu, 18 Maret 2012

Hari Raya Nyepi (Upacara Melasti)


Hari Raya Nyepi (Upacara Melasti)




Hari raya suci Umat Hindu yang umum dirayakan adalah : Nyepi, Galungan, piodalan, Sarasvati puja, Sivaratri puja dan sebagainya. Diantara pelaksanaan hari raya suci tersebut yang paling menonjol adalah hari raya Nyepi jatuhnya dalam periode waktu satu tahun sekali tepatnya pada tahun baru saka. Pada saat ini matahari menuju garis lintang utara, saat Uttarayana yang disebut juga Devayana yakni waktu yang baik untuk mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa. 
Interview yang kami peroleh dari petugasbahwa rangkain perayaan hari raya Nyepi dimulai dengan acara Melasti. Sebagai penyembah dalam kesadaran Krisna atas karunia sang guru kerohanian kita diberi penglihat rohani dapat melihat pemandangan secara terang betapa agungnya kemulyaan Sri Visnu dengan Yajnapati, Tuhan penikmat dan tujuan akhir dari segala kusban suci bagi seluruh penghuni alam jaga raya.



    

Sabtu, 17 Maret 2012

ILP Got Talent

ILP Got Talent

Interview dengan peserta ILP Got Talent
Pada tanggal 18 Maret 2012 School Contest mengadakan seleksi tahap pertama ILP Got Talent yang tentu saja di ikuti dari seluruh kalangan remaja tingkat SMP SMA sekarisidenan Kediri.
Di samping itu, suasana di dalam tempat audisi banyak sekali peserta dari beberapa sekolah yang lalu lalang. Tidak hanya itu, suasana di luar tempat audisi juga tidak kalah ramainya. Ungkap mereka, “suasana di dalam gedung pengap. Mungkin juga karena kami terlalu tegang.”

Dari beberapa interview yang telah kami dapat dari wawancara peserta School Contest. Salah satu dari peserta yang bernama Agus Suhendra dari Pomosda Tanjuganom mengungkapkan bahwa School contest berbeda dengan tahun yang lalu. Pada tahun ini peserta yang mengikuti audisi lebih banyak dan menantang Ungkapnya.



Audient dari Smada Nganjuk
Suasana di ruang audisi ILP Got Talent 








Jumat, 16 Maret 2012

Candi Ngetos


Interview kami dengan juru kunci Candi Ngetos
      Candi yang dihiasi dengan kepala kala ini terletak di desa Ngetos Kecamatan Ngetos Kurang lebih 15km selatan pusat kota Nganjuk. Menurut cerita, candi ini ini dibangun atas prakarsa raja Majapahit (Hayam Wuruk) yang diperuntukan sebagai tempat penyimpanan abu jenazahnya.
Berdasarkan interview kepada juru kunci atau penjaga candi Ngetos, candi ini tebuat dari batu bata merah yang besarnya 3x sampai 4x besar batu merah sekarang. Candi Ngetos ini dapat dikatakan bersifat Siwa dan Wisnu yang sama dengan agama yang di anut oleh raja Hayam Wuruk.
Dari beberapa sumber yang kami dapat, bahwa di dekat candi ini sebelumnya terdapat candi yang berukuran lebih kecil kurang lebih 8 meter, namun keduanya terbentuk sama. Bangunan tersebut di kelilingi oleh tembok berbentuk cincin dan terdapat candi-candi kecil.
Dalam candi Ngetos ini juga terdapat berbagai paninggalan sejarah yang sangat tinggi nilai historisnya. Tidak hanya arca yang terdapat di candi ini, tetapi juga banyak terdapat fosil-fosil batu ataupun benda seperti alat-alat yang digunakan untuk kehidupan sehari-hari bahkan untuk bertahan hidup. Beberapa panduan dari buku juga kami gali untuk mendapatkan informasi yang lebih banyak.
Fosil dan batu peninggalan Candi Ngetos

Foto Arca Ganesha yang terdapat di Candi Ngetos


Alat yang digunakan untuk bertahan hidup
Beberapa sumber referensi buku Candi Ngetos
 

Kamis, 15 Maret 2012

Situs Kerajaan Wengker

Situs kerajaan Wengker ini terdapat di daerah Ngetos kurang lebih 15km selatan kota Nganjuk. Situs Kerajaan Wengker ini belum begitu terungkap serta terekspose oleh masyarakat. Bahkan tempat atau wilayahnya pun masih banyak menyimpan misteri.
Dari peninjauan yang kami lakukan kepada  juru kunci, Kerajaan ini dulunya sangat besar dan disegani, banyak candi pada masa pra sejarah yang sangat megah. Pemimpin dari Kerajaan Wengker ini adalah salah satu kerabat raja Hayam Wuruk. Walau bukti-bukti otentik untuk menguak kerajaan Wengker ini masih tersebar. Namun beberapa bukti yang sudah ditemukan baik berupa prasasti maupun peninggalan tulisan juga sudah ditemukan.
Dari beberapa bukti yang telah kami ketahui, kerajaan ini adalah tempat makan para anggota wali songo, bahkan abu jenazah dari Raja Hayam Wuruk yang terdapat di Candi Ngetos juga terdapat di tanah situs Kerajaan Wengker.

Situs peninggalan Wali Songo
Makam Syeh Malik Al Atos